Aceh Barat — Forum Diskusi Teungku Muda “Ruang Literasi” kembali menggelar kegiatan mubahasah atau diskusi ilmiah keislaman yang akan dilaksanakan pada Sabtu malam, 23 Mei 2026, mulai pukul 20.30 WIB hingga selesai, bertempat di Dayah Raudhatul Mubarakah Darul Munawarah, Seuneubok, Johan Pahlawan, Aceh Barat.
Kegiatan yang memasuki sesi “Latih Mikir 02” ini mengangkat tema:
“Tinjauan Hukum terhadap Hiburan Keyboard, Ikhtilat dan MC pada Acara Walimatul ‘Urs dalam Perspektif Fikih.”
Tema tersebut dipilih sebagai bentuk kepedulian terhadap berbagai fenomena sosial yang sering terjadi di tengah masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan pesta pernikahan atau walimatul ‘urs yang kini semakin beragam bentuk hiburannya. Diskusi ini diharapkan mampu menghadirkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai batasan-batasan syariat dalam pelaksanaan hiburan, interaksi laki-laki dan perempuan (ikhtilat), serta penggunaan MC dalam acara walimah menurut kajian fikih Islam.
Panitia pelaksana menyampaikan bahwa mubāḥaṡah ini menjadi ruang belajar bersama bagi generasi muda, santri, dan masyarakat umum agar dapat membedakan antara budaya yang masih dibenarkan syariat dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam praktik kehidupan sehari-hari.
Selain menjadi ajang diskusi ilmiah, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan budaya literasi, berpikir kritis, serta tradisi kajian kitab dan musyawarah di kalangan pemuda dayah dan masyarakat.
Forum “Ruang Literasi” sendiri dikenal sebagai wadah diskusi intelektual keislaman yang aktif menghadirkan pembahasan-pembahasan aktual dengan pendekatan ilmiah dan berbasis referensi kitab turats. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi media edukasi yang menyejukkan serta memperkuat pemahaman agama di tengah perkembangan zaman.
Panitia turut mengundang seluruh kalangan masyarakat, khususnya para pemuda dan santri, untuk hadir dan ikut menyemarakkan kegiatan tersebut dengan tetap menjaga adab, ketertiban, dan semangat mencari ilmu.
“Semoga kegiatan ini menjadi sarana menambah wawasan, memperkuat ukhuwah, dan menghadirkan solusi ilmiah terhadap persoalan yang berkembang di masyarakat,” ujar salah satu panitia kegiatan.
